pengalaman jalan-jalan di obejek wisata senjoyo salatiga
Hari ini tanggal 24 desmber 2025 kami mencoba jalan-jalan di slatiga, salah satunya dengan menikmati objek wisata senjoyo yang ada di sala tiga. perjalanan kami sangat lancar dari pati ke salatiga via guboeg, grobogan. sebelum ke mata air senjoyo kami mampir di pasr salatiga untuk membeli oleh oleh terlebiih dahualu. Siapa bilang liburan seru harus menguras kantong? Kalau kamu lagi jenuh dengan rutinitas pekerjaan atau sekadar ingin mencari udara segar, ada satu permata tersembunyi di perbatasan Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga: Mata Air Senjoyo.Bagi warga Jawa Tengah, khususnya yang tinggal di sekitar Pati, Kudus, atau Semarang, Senjoyo sering jadi pelarian favorit untuk mencari kesegaran alami yang murni. Yuk, simak ulasan lengkap perjalanan ke sana! Pesona Umbul yang Tak Pernah Kering. Mata Air Senjoyo bukan sekadar kolam renang biasa. Ini adalah kompleks sumber mata air alami yang konon sudah ada sejak zaman kerajaan. Airnya sangat jernih, dingin, dan terus mengalir sepanjang tahun. Begitu sampai, kamu akan disambut oleh deretan pohon besar yang rindang, membuat suasana terasa sangat asri meskipun matahari sedang terik-teriknya.

Apa saja yang bisa dilakukan di mata air senjoyo?
- Berenang Bareng Ikan: Salah satu daya tarik utamanya adalah kolam yang penuh dengan ikan-ikan jinak. Kamu bisa berenang bersama mereka di air yang bening kristal. Jangan lupa bawa kamera underwater!
- Main Air di Sungai Dangkal: Cocok banget kalau kamu bawa anak kecil. Ada bagian sungai yang dangkal dengan dasar bebatuan yang aman untuk tempat bermain air.
- Foto Estetik di Bebatuan: Banyak spot foto menarik dengan latar belakang pohon-pohon tua dan aliran air yang terlihat sangat “jungle vibes”.
Mitos wisata air senjoyo
Konon, Senjoyo merupakan tempat pemandian para bangsawan di masa lalu, termasuk legenda Joko Tingkir. Di beberapa sudut, kamu masih bisa melihat sisa-sisa batuan yang menyerupai relief candi, menambah kesan magis namun menenangkan di tempat ini.
biaya dan tiket mata air senjoyo, salatiga
- Biaya masuk : gratis
- Parkir:
- Motor: Rp. 5000
- Mobil: Rp. 10.000

Kuliner wajib dan khas di Senjoyo
Jembak goreng
Jembak goreng khas salatiga yang enak gurh dan hangat sambil menikmati senjoyo menjadi kenikmatan tersendiri yang dan kita jumpai di tempat wisata ini. Jembak goreng adalah salah satu camilan khas daerah Salatiga dan sekitarnya yang terbuat dari selada air (jembak) yang dibalut adonan berbumbu lalu digoreng hingga renyah. Rasanya gurih, renyah di luar namun tetap lembut dan sedikit juicy dari sayuran di dalam, sehingga cocok disantap sebagai lauk, teman nasi hangat, atau camilan sore hari. Jembak adalah sebutan lokal untuk selada air atau watercress yang banyak tumbuh di daerah berair seperti mata air dan aliran sungai kecil. Sayuran ini memiliki batang berair, daun kecil membulat, dan rasa sedikit segar-pahit khas sayur air.
Sate Kronyos
Di senjoyo juga ada penjual sate kronyos yang biasa buka jam 10 pagi. untuk lokasinya ada di ujung arah penyewaan ban renang area bawah bukan yang naik ke atas. Sate kronyos merujuk pada sate yang menggunakan bahan utama lemak, baik lemak sapi maupun kambing, bukan daging merah seperti sate pada umumnya. Di beberapa daerah disebut juga sate “krenyos” atau “kronyos” karena bunyi krenyes dan sensasi kenyal-gurih saat dikunyah. Secara tampilan, sate ini mirip sate biasa dengan tusukan kecil yang dibakar di atas bara, namun potongan lemak biasanya lebih besar dan tampak mengkilap setelah dipanggang. Sate kronyos sering disajikan bersama nasi, lontong, atau cukup dinikmati sebagai camilan berat dengan cocolan sambal dan kecap.