Hal-Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Adopsi Kucing

foto profil hajebo

Hajebo

Jan, 17 2021

Tags:

tips

kucing

  1. Home
  2. >
  3. peliharaan
  4. >
  5. Hal-Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Adopsi Kucing
Hal-Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Adopsi Kucing

Last Updated: Feb, 08 2021

Persiapan Memelihara Kucing

Kucing adalah salah satu hewan mamalia karnivora favorit yang dijadikan pilihan sebagai hewan peliharaan. dikarenakan kucing memiliki sikap yang lucu, ramah, manja, aktif, dan misterius sehingga mampu membuat banyak orang gemas. Namun dalam pemeliharaannya tergolong susah -susah gampang.

Adapun beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum adopsi kucing agar kucing bisa langsung nyaman dengan rumah maupun pemilik barunya serta terhindar dengan hal yang tidak diinginkan.

1. Komitmen

Pastikan seluruh anggota keluarga dan lingkungan mampu menerima kehadiran kucing tersebut. Dan Anda dapat berkomitmen untuk bertanggungjawab untuk memeliharanya, termasuk di dalamnya kesiapan secara finansial dan waktu. Karena ketika Anda mengadopsi kucing dia hanya memiliki Anda untuk bergantung hidup. dan usia kucing cukup lama umumnya cukup panjang bisa sampai 15 tahun, bahkan Rubble nama kucing tertua didunia berusia 31 tahun. Sanggupkah?

2. Melakukan Riset

Riset diperlukan agar Anda dapat menentukan jenis kucing yang paling cocok untuk dijadikan peliharaan Anda. Apakah Anda ingin kucing ras murni atau kucing blasteran? Kucing ras murni lebih cenderung lebih sensitif dan mengalami banyak masalah kesehatan, Dan kucing blasteran juga harus diperhatikan asal usul turunannya jangan sampai hasil dari perkawinan ras kucing yang bergolong darah berbeda karena berisiko.

Mengetahui bahaya kawin silang antar ras

Perkawinan kucing dengan golongan darah yang berbeda mempunyai risiko kematian anak dalam beberapa hari setelah kelahiran. Golongan darah A pada kucing lebih dominan dari golongan darah B, atau AB oleh sebab itu kucing betina dengan golongan darah B harus dikawinkan dengan jantan golongan darah sama yaitu B. berikut penjelasannya

  • Jantan A X Betina A

    Aman, anak yang dihasilkan akan memiliki golongan darah sama dengan induk betina yaitu A, jadi aman buat anak kucing sehingga dapat hidup sehat dan normal

  • Jantan B x Betina B

    Aman, anak yang dihasilkan akan memiliki golongan darah sama dengan induk betina yaitu B, jadi aman buat anak kucing sehingga dapat hidup sehat dan normal

  • Jantan B x Betina A

    Aman, anak yang dihasilkan akan memiliki golongan darah sama dengan induk betina yaitu A, karena Golongan darah A dominan dari golongan darah lainnya . jadi aman buat anak kucing sehingga dapat hidup sehat dan normal.

  • Jantan A x Betina

    Berbahaya, karena anak yang dihasilkan akan memiliki golongan darah A, berbeda dengan induknya betina sehingga akan terjadi FADING KITTEN SYNDROME. Anak kucing akan mati beberapa hari setelah menyusu kepada induknya yang memiliki golongan darah B.

FADING KITTEN SYNDROME ADALAH :

Matinya anak kucing beberapa hari ( kurang lebih 7 hari ) setelah menyusui dari ibunya yang memiliki golongan darah yang berbeda. hal ini terjadi karena air susu induk betina mengandung antibodi untuk golongan darah yang berbeda yang akan menghancurkan sel -sel darah anak yang memiliki golongan darah yang berbeda sehingga mengakibatkan kematian.

Oleh karena itu pastikan semua calon kucing Anda diperiksakan terlebih dahulu sebelum diadopsi. Penting untuk mengetahui apakah kucing-kucing tersebut memiliki masalah kesehatan, dan garis keturunannya.

Garis keturunan diperlukan juga karena untuk menghindari Anda mendapatkan kucing hasil perkawinan sedarah (inbreeding).

INBREEDING ADALAH :

Perkawinan kucing dengan saudara kandung (Inses) tidak disarankan namun memiliki kelebihan tersendiri sehingga masih banyak orang yang melakukan, yakni:

  • Dapat memiliki anak kucing yang kemungkinan tinggi identik dengan induknya : Perkawinan inbreeding akan meningkatkan homozigot gen dari suatu generasi sehingga, jika anakan kucing memiliki homozigot gen tinggi, kemiripan dengan induknya akan semakin terlihat jelas.
  • Dapat memiliki anak kucing yang bisa diprediksi warna dan kualitasnya : Apabila Anda belajar lebih mendalam tentang COI (coeffisient of inbreeding) dan teknik pewarisan sifat genetik. Inbreeding dapat dengan mudah membantu memprediksi anakan seperti apa yang akan muncul dari sepasang induk kucing tersebut.
  • Dapat memiliki anak kucing yang lebih berkualitas atau minimal sama dengan induknya : Semakin mendalami Inbreeding, pemilihan induk yang sesuai akan sangat membantu dalam hal menghasilkan kucing yang lebih berkualitas.

Namun perkawinan inbreeding memiliki banyak kekurangan jika tidak benar -benar memenuhi aturan yang ada. Kekurangannya yakni :

  • Meningkatkan prevalensi kelainan bawaan pada anakan kucing: Dalam praktek inbreeding, selain Anda dapat mewariskan genetik positif pada suatu generasi dan menghilangkan sifat-sifat yang tidak diinginkan, ternyata gen resesif tetap terbawa. bertemunya gen resesif dengan gen resesif akan membuatnya dominan sehingga kelainan bawaan akan muncul pada kucing hasil perkawinan atau keturunannya.
  • Defisiensi imun : Berdasarkan fakta di lapangan yang saya telusuri, menunjukkan bahwa keturunan dari hasil perkawinan sedarah memiliki penurunan sistem pertahanan imun. Anakan kucing hasil inbreeding akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah dari pada induknya.
  • Pertumbuhan lambat: Pada kebanyakan kasus yang ada, perkawinan sedarah menyebabkan dominannya genetik negatif. sehingga keturunannya akan mengalami kelainan organ tubuh, dan biasanya terlihat dengan pertumbuhannya yang lambat.
  • Penururan kemampuan reproduksi pada anakan kucing persia : Pada data lapangan banyak kasus yang menyebutkan semakin dekatnya perkawinan sedarah pada kucing dapat menyebabkan munculnya generasi yang infertil, dimana ketika dewasa kucing itu akan susah dikembang biakan atau selalu mengalami keguguran setiap hamil. oleh karena itu anakan kucing hasil dari inbreed disarankan untuk disteril.
  • Memunculkan cacat genetik pada anakan kucing persia: Munculnya cacat sejak lahir pada kucing, juga disebabkan oleh hasil perkawinan inbreeding. mudah dilihatnya adalah cacat ringan seperti ekor bengkok atau pendek yang sering terlihat pada kucing liar.
  • Memiliki lama hidup yang lebih pendek: karena terjadinya cacat genetik, sehingga memiliki kelainan organ tubuh sehingga membuat kemampuan hidupnya lebih rendah.

Menentukan Ras Yang Diinginkan

Berdasarkan data yang dihimpun oleh para ahli kucing memiliki 51 jenis ras yang berbeda, dan memiliki karakteristik yang berbeda dan berdasarkan bulunya biasanya dikategorikan menjadi 3 yakni:

jenis kucing

  • Short coat

    kucing yang masuk dalam short coat sendiri berjumlah 32 jenis

  • Medium coat

    kucing yang masuk dalam medium short coat sendiri berjumlah 15 jenis

  • Long Coat

    ada 4 jenis yang masuk dalam kategori ini yakni balinese, brintis longhair, neva masquerade, dan siberian.

Jadi apapun jenis ras yang kita pilih, harus memperhatikan:

  • tingkat energi
  • kebutuhan akan perhatian
  • sikap keramahannya
  • sering tidaknya mengeong
  • tingkat ketenangan perilaku
  • kepintaran dan kemandirian
  • keperluan perawatannya (misalnya apakah bulu kucing mudah rontok atau tidak)
  • kecocokan dengan hewan peliharaan lain yang Anda miliki

Menentukan Usia Kucing yang Diadopsi

Selain berdasarkan jenisnya, usia kucing juga menentukan karakteristik kucing Anda. Anak kucing biasanya sangat aktif, belum mandiri, agak susah diatur dan lebih mudah sakit. sedangkan kucing dewasa lebih mampu menjaga diri, lebih tidak mudah sakit. lebih sering suka tidur, tetapi dapat birahi. oleh karena itu jika Anda memiliki anak balita tidak disarankan memiliki kucing kecil karena kucing kecil terkadang merespon dengan menggigit atau mengeluarkan kuku ketika bercanda.

catatan kecil usia minimum adopsi kucing adalah 3 bulan karena pada saat itu anak kucing sudah bisa makan sendiri dan sudah dapat divaksin sehingga tidak terlalu bergantung pada asi induknya. Jika adopsi di bawah usia 3 bulan maka memiliki risiko kematian karena virus lebih tinggi, karena tidak cukup asi untuk mendukung daya tahan tubuhnya.

Menentukan Jenis Kelamin Kucing yang Diadopsi

Jika Anda mengadopsi kucing yang telah disteril maka, kepribadian dari kucing jantan dan betina tidak jauh berbeda, meskipun dari pengalaman yang kami hajebo.com miliki pada jenis kucing ras persia jantan rata -rata lebih genit daripada betina yang sedikit jual mahal. Jadi pada dasarnya kebanyakan kucing yang sudah disteril memiliki karakter yang sama ketika kucing itu masih kecil.

Namun untuk kucing yang tidak disteril karakter kucing jantan dan betina sedikit berbeda ketika kucing itu beranjak birahi.

kucing jantan biasanya akan melakukan spraying atau penandaan wilayah pada pada sudut ruangan, kendaraan, pintu korden dan lainnya yang menimbulkan aroma cukup menyengat.

sedangkan kucing betina akan sering mengeong saat birahi untuk mengudang kucing jantan sekitarnya untuk kawin. Dimana menurut tinjaun kami hajebo.com dari kasus kasus yang ada, jika terjadi perkawinan di bawah usia yang di sarankan untuk dikawinkan (dianggap organnya sudah matang pertumbuhannya sehingga siap untuk hamil yakni usia 1 tahun) maka akan tinggi juga risiko keguguran ataupun belum siap memelihara anaknya nanti.

selain karakter yang berbeda kucing jantan dewasa juga memiliki batas asupan yang berbeda dengan kucing betina agar terhindar dari penyakit FUS.

Menentukan Jumlah Kucing yang akan Diadopsikan

Sebagian orang terkadang ingin mengadopsi sepasang kucing agar kucing tidak kesepian. Namun pada dasarnya kucing kesepian atau tidaknya berdasarkan ada tidaknya teman mainnya entah kucing lain atau sang pemilik. Oleh karena itu tidak sedikit kucing yang melakukan penolakan terhadap hadirnya kucing lain. Dan perlu digaris bawah ketika memutuskan untuk mengadopsi sepasang lebih baik dari tempat yang berbeda, hal ini untuk menghindari jika perkawinan sedarah ataupun jalur keturunan terlalu dekat.

Namun menurut kami Hajebo.com semakin banyak kucing yang akan diadopsi maka semakin tinggi tanggung jawab dan biayanya. Peliharalah sesuai dengan kemampuan Anda agar kesejahteraan kucing itu terjamin.

Mencari Info Tempat Adopsi

Salah satu hal yang terpenting dari sebelum adopsi mungkin bergabung dengan group pecinta kucing daerah Anda. Karena dari situ terkadang Anda bisa mendapatkan rekomendasi cattery yang baik di sekitar daerah Anda. Agar bisa mendapatkan kucing yang sesuai dengan jenis dan karakter yang Anda Inginkan.

Ataupun Anda bisa mendapatkan info mengenai tempat penampungan kucing terlantar terdekat. Agar Anda dapat memberikan rumah untuk kucing -kucing yang kurang beruntung.

Hindari transaksi secara online tanpa Anda kunjunggi secara langsung, karena marak penipuan dengan kedok Adopsi kucing dengan harga dijauh pasaran sehingga cukup menggiurkan bagi orang awam. Ataupun terkadang kondisi kucing tidak sesuai dengan yang diceritakan.

Mencari Info Tanda -Tanda Kucing Sehat

Mencari tanda -tanda kucing yang sehat adalah hal yang penting agar Anda mendapatkan kucing baru dalam keadaan sehat, dan kalaupun dalam keadaan sakit maka Anda dapat segera membawa ke dokter agar sakitnya tidak lebih parah. Tanda-tandanya antara lain: kedua matanya harus bersinar jernih, tidak berselaput dan tidak berair, hidungnya tidak pucat, tidak boleh mengeluarkan cairan atau lendir, dan kucing tidak bersin ataupun batuk-batuk. Bulu kucing juga harus bersih, halus, dan tidak kusut, ataupun berkutu.

3. Tempat Tinggal

Sebagai salah satu anggota baru di dalam keluarga Anda, maka sebagai pemilik kucing Anda harus menyediakan tempat tinggal (tempat tidur) yang layak, dapat memberikan kucing tempat leluasa bergerak dan terhindar dari panas, hujan serta tangan -tangan jahil yang bisa menyakiti kucing Anda.

Pastikan juga kucing Anda tidak berada di dekat tanaman yang beracun bagi kucing sebagai berikut :

tanaman beracun bagi kucing

  • Pakis Haji

    Pada dasarnya pakis haji hampir semua bagian dari tanaman ini beracun terutama bijinya. Sehingga jika tertelan pada kucing dapat menyebabkan mutah, diare, kejang bahkan gagal hati.

  • Bunga Tulip dan Daffodil

    Bunga tulip dan daffodil memiliki kelopak yang bersifat toxic bagi kucing, sehingga jika termakan dapat menyebabkan iritasi perut, hilangnya nafsu makan, mengeluarkan air liur banyak, depresi, kelainan jantung hingga kejang -kejang.

  • Lidah Buaya

    Jika kucing tidak sengaja menelan lidah buaya maka dapat berakibat diare, kejang, perubahan warna urine hingga muntah -muntah karena kandungan aloin sebagai agen toksik pada tanaman lidah buaya

  • Pakis Asparagus

    Asparafus Fern atau yang biasa disebut bulu zamrut merupakan tanaman yang beracun bagi kucing . Tanaman ini mengandung sapogenin - steroid dimana jika tertelan kucing dapat menyebabkan muntah, diare dan radang kulit.

  • Aglonema

    Aglonema yang merupakan tanaman favorit ketika mempercantik interior ruangan, mengandung calcium oxalates yang dapat menyebabkan radang pada lidah, tenggorokan, perut hingga ginjal.

  • Bunga Teratai

    Bunga teratai bijinya sering digunakan pada pengobatan ataupun bahan makanan masakan china, namun siapa sangka jika kucing menelan bunga dari pohon teratai dapat menyebabkan iritasi pada mulut dan lidah sehingga mengakibatkan meningkatnya jumlah air liur dan kesulitan menelan.

  • Photos Sutra

    Photos sutra atau dikenal dengan sebutan photos satin merupakan tanaman beracun bagi kucing. Dimana jika kucing tidak sengaja memakannya iritasi tenggorokan dan perut, sehingga dapat menyebabkan peningkatan air liur, muntah dan kesulitan menelan

  • Krisan

    Krisan mengandung zat pyrethrins yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, diare, dan mutah. bahkan American Society For Prevention of Cruelty to Animal menjelaskan bahwa bunga krisan dapat menyebabkan depresi dan hilangnya koordinasi tubuh pada kucing apabila termakan.

  • Lili

    Bunga Lili merupakan lambang perdamaian namun hal tersebut tidak berlaku untuk kucing. Bunga ini menjadi momok menakutkan, yang dapat menimbulkan iritasi mulut, susah menelan, dan mutah jika termakan.

  • Tamanan Giok

    Tanaman giok yang sering disebut tanaman karet kerdil adalah tanaman hias yang sangat disukai para penyuka bonsai. Namun jika kucing tidak sengaja menelannya akan menyebabkan muntah, denyut nadi lambat, ataksia dan depresi.

Jadi jika kucing Anda tidak sengaja menelan tanaman diatas, pertolongan pertama menurut hajebo.com adalah memberikannya karbon aktif (norit). Tetapi untuk tanaman toksik tinggi seperti pakis haji selain diberikan pertolongan pertama, bawalah kucing Anda ke dokter hewan terdekat untuk observasi lebih lanjut.

4. Makan dan Minuman Kucing

Ketika Anda memelihara kucing, maka perlu dipertimbangan makanan dan minuman yang diberikan dan kucing. Makanan yang diberikan pada kucing harus memiliki komposisi yang aman dimakan untuk kucing dan sesuai umurnya.

adapun beberapa makanan dan minuman yang berbahaya yaitu:

  • Mengandung bawang merah dan bawang putih

    Bawang merah dan bawang putih bisa berakibat buruk kesehatan tubuh kucing, hal ini disebabkan karena memicu terbelahnya sel darah merah sehingga menyebabkan anemia. selain itu juga dapat menyebabkan diare.

  • Susu Sapi yang mengandung laktosa

    Pada dasarnya kucing memiliki intoleransi terhadap laktosa sehingga memberikan susu sapi yang mengandung laktosa tinggi dapat menyebabkan gangguan pencernaan (diare)

  • Anggur dan Kismis

    Anggur dan kismis beracun bagi kucing hingga bisa menyebabkan gagal ginjal

  • Coklat

    Coklat dilarang untuk kucing karena cokelat mengandung theobromine yang berbahaya untuknya. Zat itu dapat memicu diare, muntah, tremor, gagal jantung, hingga kematian

  • Putih Telur

    Putih telur pada kucing baik mentah atau matang tidak dianjurkan karena memiliki kandungan avidin yang menghambat penyerapan vitamin B biotin yang sangat dibutuhkan untuk tubuh kucing

  • Ikan dan daging mentah

    Beberapa orang memberikan makanan mentah pada hewan peliharaannya, namun perlu digaris bawah kedua makanan tersebut mengandung banyak bakteri, dan meskipun dibekukan maka bakteri tersebut hanya dalam keadaan tertidur bukan mati. salah satunya adalah toxoplasma. selain itu dalam keadaan mentah keduanya mengandung enzim thiamine yang juga bisa merusak vitamin B. Oleh\bab itu lebih baik memberikan makanan matang pada kucing Anda.

  • Hati yang berlebihan jumlahnya

    Baik hati ayam, sapi, dan lainnya yang jumlah berlebih pada kucing dapat memicu keracunan vitamin A. Akibatnya, kucing akan mengalami kelainan tulang dan osteoporosis.

  • Kafein dan alkohol

    Kafein dan alkohol pada kucing memiliki efek yang lebih besar dari pada manusia. kafein pada kucing dapat menyebabkan tremor, detak jantung yang tidak beraturan, kejang hingga kesulitan bernafas. sedangkan alkohol dapat menyebabkan kucing koma bahkan mati.

  • Makan anjing

    Makanan anjing sebenarnya termasuk tidak memiliki efek secara langsung pada kucing namun karena komposisi makanan anjing tidak memenuhi kebutuhan kucing akan taurin, vitamin A dan protein lainnya yang tidak terdapat pada makanan anjing, sehingga tentu akan berdampak negatif pada kesehatan kucing .

  • Nasi

    Nasi memiliki kandungan karbohidrat tinggi dan laktosa. pemberian nasi dapat menyebabkan diare dan jika dilakukan dalam kurung waktu yang lama akan menyebabkan obesitas dan diabetes. Berdasarkan beberapa kasus yang penulis Hajebo.com dapatkan, jika kucing sudah terkena diabetes maka ketika kucing itu terkena luka atau harus mengalami operasi maka penyembuhannya akan sangat lama, butuh penangan khusus dan tidak jarang justru memicu komplikasi lainnya.

Pemilihan air minum untuk kucing juga tidak kalah penting, oleh karena itu pastikan minuman untuk kucing Anda bersih, tidak berwarna, tidak berbau, bebas cacing, serta tidak mengandung mineral terlalu tinggi karena memicu gangguan saluran kecing pada nantinya.

5. Perlengkapan Kucing

Sebelum mengadopsi kucing Anda harus mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan kucing itu, adapun beberapa perlengkapan kucing sebagai berikut:

  • Tempat Makan dan Minum

    Anda harus menyediakan tempat makan dan minum kucing, Dan untuk kucing yang sensitif disarankan tempat makannya stainless karena berdasarkan pengalaman penulis hajebo.com terkadang tempat makan plastik dapat menimbulkan jerawat di area sekitar mulut kucing.

    Kemudian sebagian besar kucing pada ras persia sangat menyukai air yang segar, terkadang sebagian pemilik memberikan air es pada kucingnya tapi pemberian air es pada kucing dapat mengakibatkan flu. Oleh karena itu disarankan air minumnya sering diganti dan alangkah lebih baik dibuat air mancur. Membiasakan kucing untuk senang meminum air terutama jantan adalah hal yang penting utnuk mencegah terjadinya gangguan ginjal

  • Litter Box

    Beberapa kucing memang dilatih untuk buang air kecil ataupun besar di toilet. Tetapi hal ini tidak disarankan bagi kucing territorial seperti kucing savanah, lebih baik diberikan litter box karena mereka membutuhkan tempat yang dijadikan tanda wilayahnya sendiri, dan oleh sebab itu sebagian kucing tidak ingin berbagi litter box.

  • Pasir Kucing

    Litter box tidak akan lengkap tanpa pasirnya, karena pada dasarnya kucing mempunyai kebiasaan untuk mengali dan menutup kotorannya, walaupun sebagian kucing tidak suka menyentuh kotorannya sendiri jadi tidak menutup kotorannya.

    Ada beberapa macam pasir kucing:

    1. Pasir zeolit

      Sesuai namanya pasir ini terbentuk dari batuan zeolit yang dihaluskan. Pasir zeolit sendiri memiliki 3 ukuran semakin kecil angkanya semakin halus pasirnya. Pasir zeolit sendiri sering digunakan para pemilik kucing untuk berhemat, karena bisa dipakai ulang dengan dicuci, dijemur. pencucian pasir zeolit biasanya dicuci 2x dengan bahan kimia, yang mengunakan cairan pemutih pakaian dan kedua dicuci kembali mengunakan sabun cuci piring. setelah benar -benar bersih dijemur dan setelah kering bisa dipakai kembali. Namun proses yang melelahkan, dan membutuhkan sinar matahari untuk menjemur, dan belum kendala seperti ketika menjemur malah dipakai kucing liar diluar, sehingga harus dicuci ulang membuat beberapa pemilik kucing memilih untuk tidak memakainya kembali .

    2. Pasir bentonite

      Pasir bentonite biasa disebut dengan pasir gumpal atau pasir wangi. Sesuai dengan sebutannya, pasir ini akan menggumpal ketika terkena kotoran ataupun air kencing, karena pasir ini memiliki daya serap yang bagus. Bahkan beberapa produsen memberikan pilihan aroma yang beraneka ragam seperti wangi buah, apel, lemon dan banyak lainnya sehingga bisa mengurangi bau kotoran kucing. Pasir ini adalah pasir sekali pakai jadi lebih tidak ekonomis secara biaya dibandingkan pasir zeolit, namun sangat memangkas waktu pembersihan kotoran kucing.

      Sayang dibalik kelebihannya pasir bentonite juga merupakan momok kesehatan untuk kucing, terutama pada anakkan kucing. Yakni dikhawatirkan akan tertelan ketika kucing menjilati kakinya sesudah membuang kotoran atau urinnya. ketika tertelan dapat menumpuk diperut dan mengumbal, dan gumpalan tersebut akan menyumbat usus kucing. Hal itu akan membuat pencernaannya terganggu sehingga mengalami diare, dan diare yang berkepanjangan dapat menyebabkan kematian. Pasir gumpal juga dikhawatirkan akan mengumpal di paru -paru jika terhirup.

    3. Pasir kristal

      Pasir kristal sendiri memiliki kemampuan menyerap jauh lebih tinggi daripada bentonite, dan juga tidak berdebu. Pasir ini merupakan pasir paling mahal diantar jenis pasir, dan sangat praktis. Namun belakangan berhembus kabar bahwa pasir ini dapat menyebabkan kanker karena mengandung bahan kimia.

    4. Pasir Organik

      Pasir organik adalah adalah jawaban dari kegelisahan dari pemilik kucing ketika menggunakan jenis pasir lainya. Pasir organik sendiri sebenarnya terbuat dari pasir melainkan terbuat dari beberapa macam bahan seperti kertas, serbuk kayu, jagung atau gandum. Kelebihan pasir ini adalah menyerap bau secara alami dan dan bebas debu. sehingga aman untuk kucing yang mempunyai masalah pernafasan. Dan ketika tidak sengaja tertelan tidak akan menimbulkan dampak kesehatan bagi kucing,, harganya pun tergolong masih ekonomis. Namun dibutuhkan waktu untuk mengajari kucing terbiasa dengan jenis pasir ini, biasanya pasir ini awal mulanya dicampur dengan pasir lainnya, baru kemudiaan takaran pasir lainnya dikuranggi sedikit demi sedikit.

  • Mainan Kucing

    Mainan kucing digunakan untuk memberikan tempat kucing menyalurkan energinya secara baik, karena jika tidak tersalurkan dengan baik maka kucing menjadi depresi dan agresif. pada dasarnya mainan kucing tidak perlu sesuatu yang mahal, cukup tali rafia, bola kecil, kardus dan plastik bisa membuat mereka senang. Selain mainan kucing perlu diberikan tempat untuk mengasah kuku, jika tidak bukan tidak mungkin kucing akan merusak perabotan yang ada untuk dijadikan tempat asah kuku.

  • Pet Carrier

    Pet carrier dibutuhkan untuk membawa kucing ke dokter hewan

  • Kandang

    Kandang digunakan untuk memisahkan kucing yang sakit dengan yang sehat, bisa juga untuk menjaga ruang gerak kucing untuk fokus penyembuhan sakit atau lukanya. Dan juga agar kucing tidak berkeliaran dan di curi orang yang tidak bertanggung jawab. Inat juga bahwa ana jerat hukum bagi pencuri hewan peliharaan

  • Kotak P3K Kucing

    Kotak P3K kucing adalah kotak yang berisikan vitamin, obat cacing, dan beberapa obat lain untuk kebutuhan atau jaga -jaga jika terjadi sesuatu pada kucing Anda.